Social Icons

Pages

Senin, 11 Februari 2008

20 KM & 3 Jam

Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah yang selalu mengawali Posting saya karena memang Allah Azza Wa Jalla, masih belum berkehendak untuk mencabut rahmatNya dari diri yang lemah ini.
Sejak minggu lalu, saya telah merencanakan untuk berjalan kaki ke Sudiang. tapi karena minggu lalu hujan jadi nggak jai deh.
Akhirnya minggu ini saya betul-betul akan berjalan kaki ke sudiang.
Saya bangun sekitar jam 3 lewat, trus saya shalat Tahajjud trus mendownload lagu yang lagi saya dengarkan saat saya meposting tulisan ini. Sampai Shalat subuh. Sehabis shalat subuh saya tidak langsung berangkat tapi saya naik dulu untuk bersiap lagi dan membawa laptop untuk rara, Aku pikir mungkin lebih baik kalau aku pinjam payung lipat di Rara, Stelah menelpon rara. Ibu melihat kami bertemu di kegelapan tapi kami hanya barter barang antara payung dan laptop. Jam menunjukkan pukul 5. 43. Saya kemudian ke jalan Sunu II untuk cari tambahan kue namun ternyata tokonya belum terbuka. Saya langsung saja berangkat. Kulihat beberapa orang baru pulang Shalat Subuh, kulihat seperti Bu Ummu namun terlalu cepat jalannya untuk seorang Bu Ummu lalu kulewati warung dengan beberapa orang yang menonton bola. Trus sampai gerbang Tol. Sudah 20 menit aku berjalan. Kuperkirakan aku membutuhkan waktu 2 jam untuk sampai ke Sudiang. Aku melihat pengerjaan pelebara jembatan. Melihat pekerja jalan Tol yang masih tidur. Kutemukan bahwa perputaran kubah masjid itu bukan karena angin dan panas tapi faktor internal. Aku mulai capek. Aku masang headset dan mulai mendengar lagu,melepas songkok. Dan berjalan kadang-kadang tanpa sendal karena sudah mulai keram. Rencanaku untuk istirahat di Bakti Makassar WereHouse gagal karena ertutup Batching PLAn TOL. Terus berjalan sampai masjid Parang LOe. Makan roti terakhir,minim sepuasnya namun aku pingin pipis tapi kutahan dan akhirnya tidak terasa lagi. Kubagi tol menjadi beberapa bagian. Gerbang tol-Jembatan-Pabrik cat-Pabrik kasur-SPBU-tempo-ktc-Masjid Parang Loe-Daya-Sma 15-mAsjid-SMP 9-Pesantren-Japfa-Jembatan-Telaga--Pate'ne-pang ojek-jln Bahagia-perinis-BPS-blok F-Blok G_rumah. Jauh sekali dan banyak hal yang kulihat. Hampir saja aku naik ojek masuk namun aku bertekad untuk terus jalan. Sampai di Rumah dengan sangat senang puas, lapar,kebelet pipis bercampur di nasi kuning Ayam dekat masjid.

Sabtu, 09 Februari 2008

Urban demi pendidikan

alhamdulillah. nulis lagi
Hpku kembali bergetar, ada sms dari k' Irma. Kembali moko cepat marah2 bu sumi" singkat dan tegas. Aku tahu ini tentang PKTI dan Daur Ulang. Aku memutuskan untuk pulang secepatnya.
kami berangkat dari Mamuju jam 2 siang tiba di majene jam 5. Aku langsung mencari Juma' untuk mengantarku ke Pambusuang untuk mengambil kue yang akan aku bawa ke Makassar.
Aku pergi berdua saja dengan Juma'. Disana semua orang sibuk membungkus dodol untuk kubawa. Sampai selesai maghrib masih ada yang belum terbungkus jadi si bawah saja dalam bentuk gumpalan daging. Aku menaruh semua kue di bangku tengah setelah itu ku telepon Rahyuni karena aku berniat singgah di rumahnya. Aku menelpon nomor pertamanya ternyata kacenya yang angkat. Gawat. aku kemudian janjian di depan wartel Sumber Tani 5 menit kemudian ku telpon lagi aku disuruh terus berjalan ke depan dan akhirnya Kulihat mantan pujaan hatiku itu di depan rumanya untuk pertama kali. Rupanya disini toh rumahnya.
Setelah berbasa-basi sebentar aku pulang dan di mobil baru aku jelaskan ke Juma' siapa dia. Jam 12 aku berangkat di camba diantar oleh a'ba. Saat naik bis belum ada tempat yg kudapatkan sampai ada penumpang turun di Lutang Aku kemudian cepat2 ke tempat kosong itu.
Aku sempat berbincang2 dengan orang disampingku dan kemudian aku terlelap sampai mobil macet di depan semen Bosowa jam 5.30. Aku sempat shalat subuh di masjid yang agak jauh dari bis. Lalu saat bis cadangan datang aku langsung membawa sendiri semua barangku karena takut g' kebagian kursi walaupun sudah banyak penumpang yang pergi duluan dengan angkutan umum. Saat aku duduk di bis ke 2 aku ingat sapu lidiku aku langsung lari ke bis 1 dan sudah ada kernet yang megambilkannya untukku. Setelah itu ada sms dai UMMIuntuk tidak melupakan sapu lidi itu.
Di bis 2 ada seorang cewek menyapaku namun aku tidak mengenalnya. Sampai aku turun di depan BPS. Motor Hana sedang dipinjam ani jadi aku lama menunggu ojek. Sampai aku tiba dengan selamat di rumahnya Hana.

Jumat, 08 Februari 2008

PULKAMP alias MUDIK siswa desa

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillah. Allah Azza Wa Jalla masih mengizinkan saya untuk menulis.

Saya akan menceritakan kisah perjalananku waktu libur.

Saat hari minggu tanggal 16 desember saya sudah pergi ke perwakilan Litha & Co di Tello untuk membeli tiket pulang. Saat itu saya dari veteran dan Om Abi juga juga berpesan agar saya menanyakan tiket untuk malam Idul Adha. Saya berencana pulang sehari sebelum Idul Adha berarti saya akan naik nis Jurusan majene pada tanggal 18 Desember. Saya berkata" Pasti saya akan bersamaan tiba dengan Hana karena dia juga akan pulang tanggal 18.

Pada hari itu(18). Saya, Ahmad, Ina dan Hendri ditunjuk untuk mewakili sekolah dalam mengikuti seminar penyakit kulit dan kelamin di restoran Pualam. Acara itu selesai pukul 5 namun semua barang saya sudah siap jadi saya agak santai membaca Ketika Cinta Bertasbih 2. Sampai Maghrib cuaca tak kunjung baik. Ahmad sudah memperingatkanku untuk pergi lebih awal karena dikhawatirkan akan macet di kilo 4. Tapi aku selalu bilang santai saja. Sampai setelah Maghrib aku mulai khawatir dengan diriku sendiri. Aku sudah merapikan Laptop. Lalu aku keluar untuk membeli roti karena aku yakin tidak akan dapat makan malam karena jika aku menunggu sampai makan malam maka saya akan benar-benar terlambat. Sambil beli roti saya ke wartel juga untuk menelpon taksi namun tak satupun armada taksi yg mempunyai taksi lowong namun tiba2 ada sebuah taksi gowata lewat. Aku menahannya kemudian bernegosiasi karena banjir. Setelah itu taksi berputar ke asrama da langsung menyalakan argonya. Sedari tadi Besse juga tambah mentibukkanku soal lambang KIR dan Laporan Penelitian untuk Masita. Besse kemudian menaruh FDku di dalam kertas di bawah gerbang lantai 2. Aku hanya naik mengambilnya. Koperku kemudian di masukkan ke dalam bagasi semnetara aku merangselkan tas ku ke depan dan payung basah di tangan kanan ku. Aku sangat bersykyu dapat taksi namun sebelumnya si supir taksi juga bilang kalau dia tidak bisa lewat di tempat yg banjir. Di dalam taksi aku terus membaca salawat sambil mendegar info lalulintas dari radio di belakng kursi. Setelah di kilo 4 " macet total" akhirnya supir taksi menyerah dan menurunkan aku disana Aku membayar 20rb dan mencoba mencari pete2 Daya. Aku melihat 4 pemuda sudah basah kuyup lalu seorang dari mereka membawa sebuah kotak berisi printir ke bawah payungku.

" Boleh saya taruh printer saya di bawah payungta'?
Silahkan" jawabku singkat.
Mauki ke daerah juga? Daerah mana?
Majene.
Apa tomandar o palakang? sahutku
iye. Topamboang a'.
Diammo yau tike' u ita'?
mane nalao a di Daya.
lalu sebuah pete2 kosong lewat. salah satu dari mereka lalu bernego kepada supirnya untuk membawa mereka. Namun tidak lama setelah itu, penumpang lain sudah memenuhi pete2 tsb.

Aku juga hampir naik ke pete2 itu namun kalah gesit oleh orang lain.

Akhirnya ada satu sisa kursi penumpang Aku langsung membuang koporku ke atas pete2 dan langsung naik dan mengucapkan " mendolo a' " Aku kemabali bersyukur sambil memegang terus koporku.

Aku tidak turun di depan perwakilan Litha tapi 200m sebelumnya, konsekuensinyaaku harus menarik koporku dalam keadaan padat lalulintas dan hujan lebat. Akhirnya aku berhasil menyebrang ke sisi lain jalan. dan tinggal berjalan ke ruang tunggu. Karena aku baru pertama kali ke sana, Aku menjadi gelisah aku tidak tenang banyak orang kutanya mana bis yang kan membawaku ke majene . Kulihat karcisku sudah agak basah No 55 Kulihat bisnya masih jauh di belakang. Aku kemudian lama beristirahat di mushalla lalu makan di ruang tunggu. Setelah itu aku tidr nyenyak sampai bis berada di depan Mtos. Sungguh macet kota Makassar dalam 1 jam bis ini hanya menempuh beberapa kilometer.
Selebihnya aku tidur pulas muangkin efek karena aku tadi terlalu gelisah. Aku tiba di Majene pukul 6 pagi yang biasanya jam 3 tapi krena macet di mks jadi semua bis keluar kota terlambat.

Saya yakin PIPOSS yang mengantar penumpang akan lebih lambat daripada bis yang kupakai.

Senin, 21 Januari 2008

Kalender Hijriah

Assalamualikum.


Alhamdulillah akhirnya saya dapat kodenya untuk kalender hijriah. Kita kan Umat muslim maka penanggalan yang seharusnya kita pakai adalah kalender HIjriah. BETUL APa Benar?

INi saya bagi kodenya ke semuanya. tapi ada syaratnya. KOmenya di Shoutbox kU.



atau yang ini



Afwan ya klo tidak terlalu baik karena inipun susah nyarinya.

Trus anak KURMA juga mau bikin kalender lho,

Yang mau pesan duluan CALL ME NOW, JGN SAMPE KEHABISAN < LIMITED EDISION >

Syukran

Kamis, 27 Desember 2007

Lambang KIR and ME


Bismillahirrahmanirrahim.

Sekali lgi saya bersyukur kepada Allah SWT yg telah memberdayakan pengetahuan manusia sehingga bisa membuat jaringan internet sehingga saya tidak harus membawa file lambang KIR dengan menggunakan BIS dan membayara Rp. 75.000,- + biaya lain-lain. MAaf ya teman-teman karena tidak pulang maka samapai tanggal 14. Semangat ya kerja proposal PKTI. Saya mohon maaf kepada semua anak KIR terutama BU Sumi.

Lagipula harus kujaga adekku karena MY parents ke luar kota.

Sudahka kirim lambang KIR ke e-mailnya dini dan e-mailnya KAISAR, tidak jadi kukirim ke e-mailnya della karena hilangki itu smsnya k' mifta. Klo masih bermasalah ki telefon maka lagi. OKe.

Sempat maka berfikir untuk kirim file ini dalam bentuk CD baru dikirim lewat POS. Untung bukami warnet pemerintah di mamuju.


Disini toh tidak ada warnet komersil, JAdi nanti warnetnya buka klo kantor juga buka. MAAF NAH

Minggu, 16 Desember 2007

Beda hari Id, Why Not. Jadi.......

Berdasarkan beberapa artikel yang saya baca di internet tentang perbedaan hari Idul Adha, Sebaiknya jika kita ingin melaksanakan puasa arafah, maka kita harus berpuasa pada saat jamaah haji sedang wukuf di arafah yaitu tanggal 18 Desember nanti. Dan baiknya lagi jika kita berlebaran idul adha pada tanggal 19. Hukum Puasa pada hari Id juga turut memberikan keyakinan kepada kita bahwa lebih baik puasa pada hari rabu karena jika kita puasa pada hari kamis mungkin saja kita berdosa karena orang di arab sana sudah ber hari Raya Idul Adha.

Hapus dosa anda

Salah satu cara untuk menghapus dosa kecil kita setahun lalu dan setahun kemudian adalah puasa arafah. Tahukah kamu apa itu puasa Arafah ?. Puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan oleh orang yang tidak melaksanakan wukuh di arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Karena dia termasuk perbuatan amal shaleh. Dari Hunaidah bin Kholid dari istrinya dari sebagian istri-istri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, dia berkata:Adalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam berpuasa pada tanggal sembilan Dzul Hijjah, sepuluh Muharram dan tiga hari setiap bulan (Riwayat Imam Ahmad, Abu Daud dan Nasa’i). puasa pada hari itu menghapus dosa dua tahun, dan tidak ada hari yang lebih banyak Allah bebaskan orang dari neraka kecuali hari Arafah, dan karena pada hari tersebut Allah mendekat kepada hamba-Nya, kemudian Dia membanggakan kepada malaikat-Nya terhadap orang-orang yang sedang wukuf.

Sabtu, 01 Desember 2007

Bedah dan Bursa buku islam Part 1

Alhamdulillahirabbilalamin.

Koordinator acara Bedah dan Bursa Buku Islami mengucapkan syukur sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT yang telah memberikan kekutan kepada semua panitia yang selalu ditimpa cobaan. Saya akan sedikit bercerita tentang BBB tadi
Setahu saya BBB ini direncanakan oleh k' Randi dalam salah satu rapat Kurma pada bulan April 2007. Saat itu saya terdaftar sebagai anggota seksi acara. Namun entah karena apa acara ini berlarut-larut sampai bulan agustus dan karena kelas 3 lepas tangan jadi semua kepanitiaan diserahkan kepada kelas 2 jadilah Awal sbg ketua, Dhani sbg wakil, k' ilma tetap jadi bendahara, k' cindi jg tetap jadi sekretaris tapi sebenarnya tdk aktifki,k' ove sek 1, tri sek 2, kya bend 1, rani bend 2,saya koor acara, puddle koor perlengkapan, rizka koor dana, yogi koor pubdok, dede koor humas, divor koor konsumsi dan anggota disuruh cari sendiri tiap koornya. Sejak agustus siap kelas 3 tapi tiba-tiba pada hari H ada try out untuk kelas 3 jadi kacau dan acara ini ditunda sampai bulan november dan antara rentang waktu itu bedah buku seakan-akan dianggap tidak ada. Saat mendekati tanggal 10-11 november tiba-tiba datang Paski yang lebih dulu mendaftarkan acaranya ke aula untuk parade 17 yang dilaksanakan pada tanggal 7-11 nov. alahasil bedah buku diundu lagi ke tanggal 17-18 nov namun diserobot lagi oleh acara Open Air. bedah buku diundur untuk kesekian kalinya lagi ke tanggal 24-25 nov. Sebelum itu hampir tidak ada kordinasi langsung dari ketua jadi seakan-akan tri yang mengatur semuanya. Saat itu juga Yogi lagi sibuk-sibuknnya mengurus AFS nya. Jadi saya mengusulkan agar yogi diganti dengan Fauziah M. Beberapa hari saya menekan Rizka untuk kembali menjual. dan akhirnya Rizka jengkel sama saya. Sekali lagi semua hamapir diatur oleh panitia BB oleh anak asrama hampir setiap malam kami berdiskusi tentang BB mulai dari masalah proposal sampai lain-lain. Awal waktu itu sakit tapi banyak pihak yang selalu menyudutkan awal, namun saya sbg temannya selalu membela awal di saat anak asrama menyudutkan awal. 1 minggu sebelum H panitia mulai menggeliat Rizka menuntut agar semua seksi menyetor Rp 100.000,-. Saya sebenarnya tidak setuju dengan keputusan itu namun waktu penentuan keputusan itu saya sakit jadi tidak bisa menolak keputusan rapat. Humas dede dkk sama sekali tdk bergeing sampai suatu hari saya, dede, basmah dan divor pergi untuk pertama kalinya tujuan pertama adalah TB cordova yang terletak di Abd Daeng Sirua. namun menurut saya akan sama hematnya kalau kita naik taksi karena kita berempat. Jadilah kita naik taksi dan ternyata TB Cordova itu terletak di ujungnya jalan Abd Daeng sirua. ongkos yang dibayar hampir Rp30.000,-. Saat itu kami mengira Cordova akan setuju membayar harga pasang Stan sebesar Rp 150.000,-. Semakin mendekat ke hari H saya sudah menghubungi ustadz Syai Bani yang sudah dianjurkan oleh k' uga (ketua Akhwat KURMA) dan sudah membawakan bukunya. Saat itu saya tidak tau di mana itu WI cabang akhirnya saya menggunakan pete2 07 jurusan veteran-kampus dan alhasil saya saya sala jalan seharusnya saya naik pete2 02 jurusan panakukang kampus kemudian saya turun di PLTU Tello dan memutuskan naik taksi sampai saya menemukan pete2 ke WI di Abd Daeng Sirua. namun saya mungkin lupa turun dan bertannya kepada supir taksi " dimana WI itu" lalu si supir taksi menjawab "tempat orang2 bercadar itu ya?" ya. jadilah saya ke WI cabang naik taksi. Saya membayar Rp 20.000 sampai di sana. lalu saya masuk ke masjid dan langsung menitipkan buku Al Quran Bukan Da Vinci Code ke pengurus masjid disana. Saat saya sudah mau pulang Adzan Ashar berbunyi jadi saya Shalat Ashar dulu baru pulang. Saya memutuskan untuk nailk 02 kemudian sambung dengan E panakukang Sentral. Saya tiba di asrama dengan muka berseri-seri dan ibu Ipa sementara menonton TV saat ibu Ipa tanya dari mana saya. Langsung saja saya jawab dari Abddesir bu. Naik ke anak tangga ke 3 ibu Ipa memanggil saya kembali. dan mulai berbincang-bincang. Beliau yakin bahwa saya dari WI namun saya berbohong dengan mengatakan bahwa saya hanya dari ruma Ustadz yang kebetulan ada di Abd desir. ibu Ipa kembali menceritakan pengalamannya dipaksa oleh sejumlah orang untuk mengadakan tarbiyah di lantai 3 asrama namun ibu Ipa menolak, untung saja ada Tri yang bisa mngatasi ibu Ipa jadi saya bisa naik dengan cepat. Sehari sebelum BB rapat lagi. Awalmi yang memimpin saat ditanya kesiapannya seksi acara bilang maka siap mi semuanya. Qari'ah dan Saritilawahnya sudah ada ustadznya semua. tapi pas hari H jam 11.00 tidak adapi panitia yang masuk ke aula karena aula masih dipakai orang lain. Saya,Tri,Rara bolos pelajaran kimia untuk melipat kotak makanan. Jam 12.00 saya bicara sama P' Sahid, p' Basri, p' Jamal, p' Syam dan bu Ummu untuk jadi pembawa sambutan di pembukaan. Namun akhirnnya P' Syam ji yang naik saat acara dimulai saya kembali menelpon Ustadz Herman namun ternyata terjadi Miss Comunication antara saya dengan beliau. Beliau hanya bisa mengisi acara sampai Ashar. Saat itu saya sedih sekali. Namun sehabis Ashar saya kembali ceria karena harus menjayus sampai jam 5, membawakan kuis dan banyak lagi yang saya lakukan bersama anak acara lain. Namun ada sms yang masuk dan mengacaukan pikiranku. Tim Nasyid tidak bisa tampil besok. Sehabis acara ada briefing. Saya lalu menjelaskan kembali apa yang terjadi. Sampai awal memerintahkan kami semua untuk datang Jam 7. Malam harinya saya kembali menelpon Ustadz Syai Bani. Beliau mengatakan tidak bisa jadi pemateri namun sudah menyiapkan penggantinya. (TO BE CONTINUED)

Alhamdulillah again and always Alhamdulillah


Sekali lagi saya mengucapkan Alhamdulillah karena atas nikmat Tuhan yang maha esa. Blog saya sudah dinyatakan lulus menurut standar Pak Ansar yaitu telah mengganti template,meiliki jam,kalender,shoutbox dan hitcounter serta memiliki minimal 3 postingan.

Pergantian template yang sempat membuat saya bosan terhadap blog karena beberapa widget yang sudah saya tambahkan hilang. Template dari final sense kadang tidak dapat dipakai karena katanya tidak dalam "Well Formed" entah apa artinya yang jelas sebagian template yang saya sukai menhadirkan pesan error seperti itu. Snail menjadi template pertama saya lalu beralih ke template klasik, template terbaru, lalu cowby dan akhirnya blueguitar. Sebenarnya ada 1 template yang sangat bagus tapi tidak cocok untuk ikhwan karena gambarnya adalah kupu-kupu jadi template itu kupasang ke blog teman saya yang minta tolong di edit kan blognya. Template 3 colum memang bagus karena kita dapat menambahkan widget di kanan dan di kiri tapi konsekuensinya tampilan blog menjadi panjang ke bawah.

Untuk shoutbox. saya sudah 2 kali menggantinya dan 2 kali sign up. Tapi karena shoutbox agak error jadi belum ada coment yang masuk.

Untuk Jam. Saya mengmbil jam analog yang seperti kristal namun saat pemasangan pertama waktunya menggunakan waktu Australia karena disitu dikatakan bahwa Australia(+08.00) itu kemudian saya samakan dengan waktu Sulawesi yang juga +8 dari GMT ternyata waktunya lebih 1 jam dari waktu yang disini. Saya kemudian menggantinya dengan GMT +08 saja. Setelah saya mengganti template saya menjadi Blue Guitar saya kemudian kembali mengganti jam saya menjadi jam kayu seperti jam matahari Yunani.

Hit counter nya tak ada masalah

Kalender adalah widget yang paling susah dipasang. Setelah saya mengisi data-data yang dibutuhkan di free-blogger-content tiba-tiba halamannya disconnect setelah direfresh menjadi page error. Untung ada blog jembelmedia yang menyediakan Javascript calender. Maka jadilah kalenderku yang sekarang ini.

Postingku juga sudah banyak Insyaalah akan lebih banyak lagi

Shalat Dhuha yuk!

Kapan shalat Dhuha dilakukan?Waktunya ketika matahari mulai naik sepenggalah (agak miring). Dan waktu yang paling afdhal adalah ketika mulai panas. Hal ini dijelaskan di dalam sebuah hadits Nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Muslim; "Shalatu al-'awwabin hina tarmudhu al-fishal" (Waktu mengerjakan shalat 'awwan (dhuha) adalah ketika hari panas).Imam Muslim meriwayatkan dari Zaid bin Arqam bahwa ia berkata: "Rasulullah saw keluar menuju penduduk Quba' ketika mereka akan mengerjakan shalat. Lalu beliau berkata: "Shalat 'awwabin ketika hari mulai panas".Jumlah rakaatnya minimal dua rakaat, dan paling afdhal adalah delapan rakaat. Abu Hurairah ra. berkata;" Kekasihku Rasulullah saw berwasiat kepadaku dengan tiga perkara, puasa selama tiga hari setiap bulannya, dua rakaat shalat Dhuha dan mengerjakan shalat witir sebelum aku tidur" (Muttafaq `Alaihi). Keutamaan shalat DhuhaBanyak hadits Rasulullah saw yang bercerita tentang keutamaan shalat Dhuha, diantaranya;Pertama, shalat Dhuha diganjar sebagai sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia. Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi saw bersabda; Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala" (Dikeluarkan oleh Muslim).Di dalam Fath al-Bari, Imam Ibnu Hajar berkata; "Salah satu dari faidah shalat Dhuha adalah diberi pahala sedekah bagi seluruh sendi manusia dalam setiap hari. Dan jumlah sendi itu adalah tiga ratus enam puluh sendi" . Kedua, ghanimah (keuntungan) yang besar. Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata; "Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang. Nabi saw berkata: "Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya). Lalu Rasulullah saw berkata; "Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab; "Ya! Rasul berkata lagi: "Barangsiapa yang berwudhu', kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya" (Shahih al-Targhib: 666). Ketiga, sebuah rumah di dalam surga.Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi saw: "Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga" (Shahih al-Jami`: 634). Keempat, dua rakaat di awal hari, memperoleh ganjaran di sore hari.Dari Abu Darda' ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata: "Allah ta`ala berkata: "Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya" (Shahih al-Jami`: 4339). Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: "Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi'arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika" (Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: "Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu").(Akfini awwala al-nahar bi'arbai raka`at) arti dari akfini di sini adalah kerjakanlah dan lakukanlah karena Aku. Diungkapkan dengan lafazh seperti itu sebagai bentuk resiprokal (al-musyarakah) dengan perkataan Allah dalam kata ukfika. (Ukfika akhirahu): maksudnya adalah kecukupan Allah kepada hamba-Nya dengan cara menjaganya dari kejahatan dan memeliharanya dari kejahatan, memberikan rizki-Nya dari arah yang tidak disangka-sangka serta dimudahkan segala urusannya. Menurut ahli ilmu adalah bahwa empat rakaat tersebut adalah rakaat shalat Dhuha. Kelima, pahala `Umrah.Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah....(Shahih al-Targhib: 673). Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda: "Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna" (Shahih al-Jami`: 6346). Demikian sekelumit penjelasan seputar shalat Dhuha dan beberapa keutamaannya. Mudah-mudahan kita bisa melaksanakannya secara perlahan-lahan. Kita sempatkan diri kita untuk menghadap Allah swt. Rasanya tidak akan lama dan tidak akan memakan waktu yang panjang untuk mengerjakannya. Dua rakaat, empat rakaat, enam rakaat, delapan rakaat. Tidak akan lebih dari sepuluh menit, insya Allah. Bagi yang kerja di kantor, kita upayakan sebisa mungkin. Bagi para pengajar, kita upayakan ketika waktu istirahat. Bagi para siswa (pelajar, mahasiswa) kita usahakan ketika waktu istirahat. Insya Allah kita akan mendapat ketenangan batin, kelapangan hidup dan ketentraman jiwa dengan mengingat Allah swt. Ala bidzikrillahi tathma'innu al-qulub! Semoga [amin].
di kutip dari tulisan (Cairo, Saturday, 15 Jan 2005)Qosim Nursheha DzulhadiPenulis adalah Alumnus Pon. Pes Ar-Raudhatul Hasanah-Medan. Mahasiswa Universitas Al-Azhar, Cairo-Mesir, Fakultas Ushuluddin-Jurusan Tafsir